Rabu, 21 September 2011

Cara Smart Mendapatkan Beasiswa

Tengah berjuang mendapatkan beasiswa? Biasanya pada bulan September, sejumlah donor mulai membuka kesempatan bagi para peminat beasiswa. Nah, sebelum mencoba, ada baiknya mengetahui sejumlah faktor yang membuat beasiswa yang Anda ajukan bisa diterima. Penasaran?
1. Mereka sukses selalu mengingat the five P’s alias prior preparation prevents poor performance. Selalu persiapkan pencarian beasiswa dari jauh-jauh hari. Bagi Anda yang masih SMA, jangan tunggu hingga tahun ketiga, tetapi carilah sejak Anda masih di kelas I. Untuk yang ingin mencari beasiswa S-2, carilah sejak Anda masih semester I dan seterusnya.
2. Mereka yang mendapatkan beasiswa tidak pernah menyerahkan seluruh proses beasiswa dari mencari hingga menghubungi institusi pemberi beasiswa kepada orangtua. Mereka mencari sendiri beasiswa tersebut, tidak bergantung pada orangtua.
3. Selalu berusaha keras untuk menghindari kesalahan dalam esai beasiswa dan formulir aplikasi Anda. Lakukan pengecekan ejaan dan pengoreksian. Berikanlah formulir dan esai Anda kepada orang-orang terdekat agar mereka dapat membaca dan membantu mengoreksi apabila ada kesalahan.
4. Jangan menolak beasiswa lokal atau beasiswa dalam jumlah kecil, misalnya hanya tuition fee atau beberapa persen saja. Sekecil apa pun jumlah beasiswa Anda, tidak tertutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah pada kemudian hari.
5. Jangan pernah bergantung hanya pada satu sumber, misalnya internet, untuk pencarian beasiswa Anda. Gunakanlah banyak sumber. Biasanya informasi beasiswa yang Anda dapat di internet sudah diketahui banyak orang. Otomatis peluang Anda untuk mendapatkannya juga semakin kecil. Cobalah mencari beasiswa lokal dan regional karena umumnya beasiswa seperti ini tidak banyak diketahui dibandingkan dengan informasi beasiswa di internet.
6. “Jual” diri Anda sebaik mungkin. Tunjukkanlah aspek-aspek positif yang Anda miliki dalam aplikasi Anda, terutama keterlibatan Anda dalam masyarakat.
7. Jangan melamar satu atau dua beasiswa dan menunggu universitas yang terbaik. Lamarlah beasiswa yang memungkinkan Anda untuk mendapatkannya. Teruslah melamar ke berbagai tempat hingga Anda menemukan yang cocok dalam berbagai hal (biaya pendidikan, biaya hidup) dan bisa belajar di tempat tersebut hingga lulus.
8. Jadilah pribadi yang terorganisasi. Selalu ingat tenggat aplikasi dan hal-hal yang harus Anda penuhi untuk aplikasi Anda, misalnya ijazah dan nilai TOEFL.
9. Milikilah pengetahuan yang luas. Orang-orang yang mendapatkan beasiswa biasanya selalu berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan aktivitas-aktivitas dalam masyarakat. Mereka menulis tentang aktivitas mereka di sekolah atau di tempat kuliah dalam esai secara deskriptif. Mereka juga memberikan manfaat bagi orang-orang sekitarnya dengan aktivitas tersebut. Ini dapat menjadi nilai tambah dalam aplikasi beasiswa tersebut.
10. Orang-orang yang mendapatkan beasiswa biasanya tahu bahwa nilai ujian dan peringkat atau prestasi akademik saja tidak membuat mereka mendapatkan beasiswa. Biasanya program-program beasiswa melihat dari banyak faktor, seperti yang sudah disebutkan di atas, misalnya aktivitas dalam masyarakat, jiwa kepemimpinan, dan presentasi Anda dalam aplikasi beasiswa. Wawancara dengan pemberi beasiswa juga menentukan, apalagi jika Anda memiliki talenta atau keterampilan yang spesifik. Hal itu bisa juga menjadi nilai tambah Anda.
11. Jangan mencari jalan keluar yang gampang. Banyak sekali penipuan berkedok beasiswa, dan biasanya penipu ini memberikan janji-janji palsu. Kerja keras adalah sifat penting yang harus Anda miliki jika Anda benar-benar ingin mendapatkan beasiswa untuk menggapai cita-cita.
Sumber: Scholarship Workshop
MEMANFAATKAN DANA HIBAH UNTUK BELAJAR WIRAUSAHA 
*Ahmad Ajib Ridlwan 

Surabaya kota pahlawan itulah julukan kota terbesar di Indonesia yang memiliki banyak potensi. Di bidang ekonomi, banyak sekali investor yang melirik surabaya untuk menanamkan modalnya. Sedangkan di bidang pariwisata, Kota Pahlawan mempunyai banyak ikon pariwisata dengan keindahan panoramanya mampu mengikat jutaan hati wisatawan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Apabila potensi-potensi tersebut dikelola dengan baik akan meningkatkan APBD kota Surabaya yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi selanjutnya akan berdampak pada pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran. Namun fakta bukan demikian, kota dengan segudang potensi ini belum bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakatnya buktinya kemiskinan, pengangguran masih tinggi yang lebih ironis lagi pengangguran kaum intelektual (lulusan Sarjana dan Diploma) kembali mendapat sorotan. Bahkan mereka yang lulus Perguruan Tinggi semakin sulit mendapatkan perkejaan, karena tidak banyak terjadi ekspansi kegiatan usaha. Dalam keadaan seperti ini maka masalah pengangguran termasuk yang berpendidikan tinggi akan berdampak negatif terhadap stabilitas sosial dan kemasyarakatan. Pengangguran kaum intelektual selama kurun waktu 3 berturut-turut mengalami kenaikan. Pada tahun 2006 pengangguran kaum intelektual sebanyak 375,600 orang sedangkan tahun 2007 sebesar 409,900 orang. Pada tahun 2008 kembali mengalami kenaikan dibanding 2007 yaitu sebesar 626,200 orang. Dan tahun 2009 sebesar 626,600 orang. (sumber: Media Indonesia edisi Kamis, 20 Agustus 2009). Mengapa demikian?padahal sudah seharusnya mahasiswa itu menjadi agen perubah yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan (job creator) bukan pencari kerja (job seeker). Kondisi seperti dipengaruhi oleh banyak faktor yang salah satunya adalah disebabkan karena sistem pembelajaran yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi lebih fokus pada bagaimana menyiapkan pada mahasiswa cepat lulus dan mendapatkan perkejaan, bukan lulusan yang siap menciptakan pekerjaan. Disamping itu, atmosfir kewirausahaan (Entrepreneurial Atmosphire) di perguruan tinggi masih relatif masih rendah. Hal ini terbukti dengan adanya mata kuliah kewirausahaan hanya 2 SKS tiap semester itupun sudah termasuk teori dan praktek. Padahal dirjen dikti telah memberikan dana hibah sebanyak 1 M kepada perguruan tinggi untuk Progam Mahasiswa Wirausaha atau yang akrab disebut dengan PMW. Sebagai contoh, Universitas Negeri Surabaya dua tahun berturut-turut mendapatkan hibah sebesar 1 M untuk wirausaha mahasiswa. Progam yang pertama kali dirintis oleh Dr. Purwohandoko, M.M. dan tahun 2010 digawangi oleh Drs. Kirwani, S.E. MM. tersebut mampu melahirkan wirausaha baru yang mewarnai dunia usaha di kota surabaya dengan berbagai macam produknya. Berbeda dengan tahun lalu, peserta PMW tahun ini peserta yang mengikuti progam ini lebih banyak. Tidak hanya Universitas Negeri Surabaya yang mendapatkan hibah ini. PTN dan PTS di Surabaya juga mendapatkan hibah serupa. Melaui progam ini diharapkan dapat digunakan sebagai sarana untuk belajar berwirausaha bagi mahasiswa sehingga dapat menambah income selama kuliah selanjutnya ketika lulus kelak para mahasiswa tidak susah mencari kerja karena semasa kuliah mereka sudah merintis usaha sendiri. Selain PMW (Progam Wirausaha Mahasiswa), Dirjen Dikti melalui DP2M (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) juga menyediakan dana hibah kepada mahasiswa melalui progam PKM (Progam Kreativitas Mahasiswa) yang terdiri dari 4 jenis yaitu PKM-Penelitihan, PKM-Techlonogi, PKM-Kewirausahaan, dan PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat. Dalam progam ini mahasiswa dituntut untuk membuat proposal kegiatan yang berhubungan dengan 4 jenis PKM diatas selanjutnya proposal tersebut diseleksi. Proposal yang telah deseleksi akan mendapatkan hibah sekitar 5 juta – 10 juta tergantung skala progam yang direncanakan. Sebenarnya banyak sekali hibah dari dirjen dikti yang bisa digunakan untuk modal pancingan mendirikan usaha. Nah, dari sini mahasiswa bisa belajar untuk berwirausaha sejak dini sehingga apabila lulus nanti tinggal mengembangkan usaha yang telah dirintis selama berada dibangku perkuliahan. Semakin banyak wirausaha baru, tidak mustahil pengangguran di kota pahlawan ini dapat berkurang khususnya pengangguran yang berpendidikan tinggi. Disini penulis mengajak seluruh elemen masyarakat kampus dari berbagai PTN dan PTS di Kota Pahlawan ini untuk lebih mengoptimalkan progam-progam tersebut guna menumbuhkan jiwa Entrepreneur sejak dini. Selain itu, atmosfir kewirausahaan (Entrepreneurial Atmosphire) di perguruan tinggi itu lebih digalakkan lagi dengan cara mengadakan seminar dan pelatihan kewirausahaan, pembinaan, pendampingan dan monitoring terhadap usaha mahasiswa yang sudah berjalan. Monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan usaha mahasiswa dan menganalisis permasalahan guna mencari solusi tepat guna dalam rangka mewujudkan usaha yang berkelanjutan. Mahasiswa merupakan kaum intelektual yang termasuk asset bangsa yang paling berharga. Mahasiswa akan memegang roda kepemimpinan di masa yang akan datang. Karena merupakan asset terbesar bangsa, mahasiswa harus dikelola, dibina dan diberdayakan. Perlu diingat!!! “Untuk Mengerti Kewirausahaan, Kewirausahaan Itu Tidak Hanya Dipelajari Namun Harus Dijalankan”.

*Penulis adalah Alumni Prodi Pendidikan Ekonomi Koperasi Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Surabaya. Saat ini sebagai staf Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi.
PT. BANK MEGA TBK 

Dibutuhkan segera Posisi CS
Syarat:
- P/W Min D3
- Good Performence
- Tinggi/BB Proporsional
- Goog Communication
- Ramah dan mampu bekerja secara tim

Kirim Lamaran, CV, Fc. KTP, Foto 4x6 ke
PT Bank Mega Tbk
Kcp Ps Atum Surabaya
Jl Stasiun Kota 24C/8-9 Surabaya

Exp. Akhir September
LOWONGAN KERJA BIDANG KEUANGAN

Perusahaan yang bergerak di bidang bengkel mobil, berlokasi di jalan A. Yani Surabaya Sedang Menmbutuhkan tenaga bidang Staf Keuangan dengan persyaratan;

- Mahasiswa/ atau sudah lulus S1 Fak. Ekonomi
- Pria/wanita umur Max. 25 Tahun
- Memahami Sedikit Pekerjaan

Kirim Lamaran Langsung ke :
CV. Safari Utama
Jl. A. Yani 36-38 Surabaya
pada Pukul 09.00 sd 15.00
Menemui Bpk Piet Subagio (Kabag Umum dan Personalia)


PT KPSG (OUTSOURCING SERVICE)


Info Lamaran Pekerjaan :
1. FRONTLINER & BACKOFFICE ( Bank Pemerintah & Swasta)
2. SALES PERSON
3. ADMINITRASI

Persyaratan
1. Laki-Laki / Perempuan
2. Belum Menikah
3. Usia Max 25 Th
4. Pendidikan Min D3
5. Pendidikan S1 Ekonomi (Khusus No 3)
6. IPK min 2.75
7. Berpenampilan menarik
8. Tinggi badan perempuan min. 155 cm, laki-laki min. 165 cm.
9. Memiliki pengalaman marketing min 1tahun (Khusus No2)
10. Penempatan bank pemerintah: surabaya, sidoarjo,krian,mojokerto,jombang,gresik lamongan,   bojonegoro, tuban, dan madura.
11. Penempatan bank swasta : Surabaya, malang dan kediri
12. Penempatan Non Bank : Surabaya

Lamaran Dan CV bisa dikirim langsung ke : PT KPSG
Jl. Nginden Intan Raya No. 6 Surabaya 60118
             Phone 591-3970 Fax. 591-3969